...and the story begin
Tamparan Telak
Tuesday, July 17, 2007
 

Ruas jalan Solo menjelang akhir liburan sangat padat. Bukan hanya jalan Solo, jalan lainpun sama. Ruas Malioboro begitu sesak. Gegap gempita orang tua murid menyambut tahun ajaran baru. Berdesakan di gerai sepatu dan tas sekolah yang menawarkan diskon hingga sekian persen. Menggiurkan... tak pelak menciptakan hiruk pikuk. Meriah, sibuk mengantarkan anak-anak memilih perlengkapan sekolah yang serba baru.

Sepatu merah jambu, kaos kaki berenda, dan tas berwarna senada menjadi pilihan gadis mungil yang sedari tadi mencuri perhatian saya. Bergelendot manja di pundak ayah, memilin rambutnya yang dikepang dua. Manis sekali. Ekor mata saya mencuri-curi memerhatikannya. Sesekali ia menatap saya sambi tersenyum... mungkin berfikir "kenapa ibu ini terus memandangku ?".

Di balik rok ibunya, si mungil ini menunjuk tas biru tua bergambar kartun lucu. "yang ini juga yah, ma...untuk Ahsan" , sayup saya menangkap kalimat ini. tulus sekali. "Siapa Ahsan ?" batin saya berbisik. "Mengapa saya lalu menjadi sangat ingin tahu?" Saya abaikan sepatu yang sedianya saya pilih untuk Alif.

Ibu si mungil mengangguk, mengizinkannya memilih apapun yang ingin ia beli. Termasuk untuk Ahsan. Tas biru tua, kaus kaki putih, juga peralatan menggambar sudah dibayar, juga sepatu merah jambu, tas dan kaus kaki berenda. Saya berada persis di belakang antrian mereka. Dan ohhh, Ibu si mungil ini teman saya ketika masih SMU. Pantas saja saya seperti mengenalnya. Sambil mengambil tempat duduk dan memesan Caramel Macchiato kami ngobrol panjang, melepas kangen.

Ahsan...adalah salah satu anak dari sekian banyak yang membutuhkan bantuan. Tas dan sepatu baru menjadi keluhan orang tua Ahsan-Ahsan yang lain di samping keluhan akan seragam, buku pelajaran, dan tentunya uang pendaftaran yang jumlahnya tidak bisa kita bilang sedikit.

Sungguh saya malu...
Mengapa saya malah memilih meneguk caramel macchiato, bukan es teh saja, dan membagi kebahagiaan tahun ajaran baru untuk mereka, Ahsan-Ahsan yang lain?. Ah...tamparan telak mendarat di pipi saya. Saya malu...mengapa tak sepertimu, si mungil pemilik hati tulus???


unai @ 1:44 PM -

19 Comments:
  • At 4:42 PM, Anonymous di mana2 said…

    karyawan telat karena nganter anaknya masuk sekolah hari pertama :)

     
  • At 6:18 PM, Blogger siwoer said…

    dimana2 sama aja, semua disibukkan sama tahun ajaran baru. hari pertama mereka masuk, wuihhh macret mak. piye alif wis kelas piro?

     
  • At 6:25 PM, Blogger unai said…

    @Bahtiar : Iya termasuk saya :)

    @Siwoer : Alif baru masuk te-ka..jagoan dia, gak minta ditungguin.

     
  • At 6:40 PM, Anonymous elang said…

    nai hebat...

     
  • At 7:11 PM, Anonymous zam said…

    saya terharu, bun..

     
  • At 9:51 PM, Anonymous Ahsan said…

    mari kita berbagi kebahagiaan dg sesama...

     
  • At 10:44 PM, Anonymous mata said…

    masih banyak sekali yah anak anak indonesia yang pendidikannya terlantar. mereka bisa sekolah saja sudah bersyukur apalagi bisa beli tas, sepatu, kaoskaki yang serba baru ditiap tahun ajaran baru....

     
  • At 10:50 PM, Anonymous max said…

    Kasihan Ahsan jah... Kenapa tiap tahun ajaran baru, harus selalu ada yg baru?

     
  • At 11:03 PM, Blogger berlian ratnasari said…

    Baik banget yach si mungil pemilik hati tulus itu. Hiks! jadi terharu

     
  • At 1:14 AM, Anonymous venus said…

    kopi mahal nan gaya itu bukan dosa, mbak. yg penting kita gak sayang ngeluarin rejeki kita buat ahsan2 di sekitar rmh kita. ayo, mbak. jadi ibu asuh. bayangin, seandainya tiap keluarga punya setidaknya satu anak asuh, ahsan2 itu akan bisa tetep sekolah :)

     
  • At 5:14 AM, Blogger .:nien:. said…

    ngupi skali2 rpp kok woek! yen aku sih pancen ora ngupi ... tapi frappucino will be okay. OOT yo? Oops!

     
  • At 2:45 PM, Anonymous froz! said…

    sepatu alif jadi dibeli kan nai?

     
  • At 9:55 PM, Anonymous diditjogja said…

    ohh....Tuhan kasih pelajaran dimana aja, bahkan di supermarket?
    ketika akan menikmati caramel macchiato?

    ntar juga Bunda kebagian ribut ndaptarin alif sd...

     
  • At 11:20 PM, Blogger Nisa said…

    iya nih, aku juga belum punya seragam baru bun... udah ngatung.. huhuhu.. beliin donk bun...

     
  • At 12:59 AM, Anonymous Fa said…

    ....saya juga tertampar....
    ^*^
    makasih ya mbak

     
  • At 8:17 PM, Blogger escoret said…

    wah,di bikin sinetron asik nichh...!!!

    seru bin menyayat2 hati..kekkeke

     
  • At 4:16 AM, Blogger AYAHAKSAN said…

    wahhhh..... untung bukan Aksan.... tapi Ahsan... Kalo Aksan anakku tuh... Alhamdulillah masih lancar sekolahnya, baru masuk SD neh... doain Aksan ga jadi Ahsan ya.... dan semoga Ahsan bisa jadi Aksan

     
  • At 3:10 PM, Blogger isma said…

    aku kok dadi pingin nukokke shinfa sepatu yo, soale tahun ajaran baru dia gag pake yg serba baru...

     
  • At 8:01 PM, Blogger Putirenobaiak said…

    iya kasihan yg skul aja suse nai. makanya byk2 nyumbang ya nai! hehe sok menasehati

     
Post a Comment
<< Home
 
 
Profile

unai - Yogya, Indonesia
Sebelum kita mengantarkan mentari pulang ke peraduan, mari buka tirai sejenak, agar angin menelusupkan damai...meninggalkan rahasia..entah untuk siapa??? UNTUKMU ???
My profile

 
tag here please
Free shoutbox @ ShoutMix
 
 
Guys Next Door
 
Other Side of Me
 
 
Hobbies
 
Previous Post
 
Recent Comments
 
Archives
 
credits

BLOGGER


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62
Lomba Hut ke-3 Blogfam

Tour de Djokdja

Pesta Blogger 2007