...and the story begin
Tentang Kenangan
Wednesday, July 05, 2006
 

Melewati jalan kenangan
Menelisik kenangan yang berhamburan
Kupunguti bayang tercecer
Panas menyengat...
Debu beterbangan dihempas hempaskan angin
Terhirup...
Polutan bagi oksigen di rongga dada
Hadirkan sesak

Aspal mengkilat
Ciptakan fatamorgana di sana sini
Dedaunan coklat tertutup debu

Empat tahun berlalu...
Masih kukais sisa kenangan tertimbun dendam
Di Arjuna, Nakula, Sadewa, Gatotkaca, dan sepanjang jalannya


Nai,
Wirobrajan/040706
unai @ 2:46 PM -

13 Comments:
  • At 3:34 PM, Blogger Nahria Medina Marzuki said…

    Osigen? oksigen ya maksudnya?

    4 tahun yang lalu
    ada apa niiih?

     
  • At 4:22 PM, Anonymous dahanpinus said…

    ingat saja pada aspal legam di siang terang
    tampak sejuk kejauhan, berselimut air tergenang
    dan kita.. tak mungkin mempertahankan ilusi
    untuk tetap tinggal selama kita inginkan

    mereka hanya beri kesan sepintasan
    genggamlah kenyataan
    lalui ilusi sebagai hiburan

     
  • At 4:22 PM, Anonymous dahanpinus said…

    ingat saja pada aspal legam di siang terang
    tampak sejuk kejauhan, berselimut air tergenang
    dan kita.. tak mungkin mempertahankan ilusi
    untuk tetap tinggal selama kita inginkan

    mereka hanya beri kesan sepintasan
    genggamlah kenyataan
    lalui ilusi sebagai hiburan

     
  • At 5:15 PM, Anonymous lucy said…

    sebatas kenangan yang tertinggalkan
    nanti juga berlalu
    seiring berjalannya waktu
    datang, kemudian pergi sesuka hati
    tradisi yang tak bisa dipungkiri
    paling tidak,
    kenangan bisa membuatmu berpuisi ;)

     
  • At 7:25 PM, Anonymous gita sahaja said…

    kemarin aku ga mbok ajak lewat sono jeng, :P

     
  • At 9:58 PM, Blogger Maryulis Max said…

    Kecek pedati ka kabau:

    "Biar..biarlah aku berlalu
    lepas dari ingatmu
    masih banyak jalan belum tertempuh
    tapaki dan jangan toleh ke belakang lagi..

    kenangan itu akan memunculkan luka baru.."

     
  • At 1:25 PM, Blogger siwoer said…

    oalah mak, mak.. biyen kowe pacarane neng kono toh? hihihihi... wah sebelan karo aku nek ngono.

    Duh jerman kalah ki dadine ra semangat maneh nontong bal2an mak, mengko bengi rasah mbok godhogne kacang yo? soale ra ono bal :P

     
  • At 3:07 PM, Blogger .n.a.n.a.t.e.r.b.a.n.g. said…

    kenangan waktu KKN dulu kah??
    hehehe...
    efek abis nengok mercusuar gituh :P

     
  • At 4:25 PM, Anonymous mata said…

    aihh sepertinya tempat itu romantis yah ya yun

    diyogya daerah mana itu ?? lom pernah denger ??

     
  • At 6:08 PM, Blogger unai said…

    Yaya..ups salah ya..thanks koreksinya Ya

    Dahan, menggenggam kenyataan? seperti menggenggam jutaan jarum dan menghirup ribuan beling...

    Lucy, kenangan memang patut dikenang

    Gita, besok kalo kamu ke jogja lagi tak jak wis

    Uda, kenangan dan luka baru? luka lamapun belumlah pulih da

    Siwoer, kuwalat soale karo aku Om

    Nana..heheh..iya gak ya? benul tuh *kedip kedip

    Mata, tempatnya sempit, ramai...di wirobrajan..

     
  • At 10:28 AM, Blogger ipal said…

    itu nama jalan apa nama wayang sih mbak unai

     
  • At 3:56 PM, Blogger pipiet.... said…

    hiks... arjuna, nakula, sadewa, emang jalan penuh kenangan... aku kangen bangte menyusurinya

     
  • At 6:27 AM, Anonymous Anonymous said…

Post a Comment
<< Home
 
 
Profile

unai - Yogya, Indonesia
Sebelum kita mengantarkan mentari pulang ke peraduan, mari buka tirai sejenak, agar angin menelusupkan damai...meninggalkan rahasia..entah untuk siapa??? UNTUKMU ???
My profile

 
tag here please
Free shoutbox @ ShoutMix
 
 
Guys Next Door
 
Other Side of Me
 
 
Hobbies
 
Previous Post
 
Recent Comments
 
Archives
 
credits

BLOGGER


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62
Lomba Hut ke-3 Blogfam

Tour de Djokdja

Pesta Blogger 2007