...and the story begin
ATM KONDOM
Tuesday, October 18, 2005
 
Aku nggak pandai nulis, Kalo nulis nggak sistemik, nggak runtut, nggak enak dibaca, kursus retorika juga lulus dengan biasa-biasa aja, bahkan sekarang mungkin bekasnya cuma sedikit banget yang tinggal, nempel di kepalaku.

Aku mulai hari ini dengan menu Harian Kedaulatan Rakyat, surat kabar lokal Jogja. Kolom paling bawah memberitakan, dalam rangka Dies Natalis yang ke-43 Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta menggelar pameran ilmiah. Salah satu alat yang dipamerkan adalah ATM. ATM yang bukan Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine yang biasa kita kenal. Kali ini, ATM KONDOM.. duh, kebayang kan? betapa mudah dan murahnya harga tiga biji kondom dengan aneka rasa itu (strawberry, coklat, mint, vanilla, dll). Sistem pengoperasian Kondom Vending Machine ini pengoperasiannya sangat sederhana, mudah dan murah. Hanya dengan tiga keping uang Rp 500,- perak, sekotak kondom isi tiga langsung keluar. Anak-anak ingusan bisa dengan mudah ngedapetinnya. Di tengah maraknya kasus narkoba, free sex, aborsi, dan penyakit AIDS, kenapa juga? Dekadensi moral seperti ini yang harus kita antisipasi? Kalau alasan pembuatan ATM KONDOM ini adalah untuk mengantisipasi tindakan aborsi, atau menghindari diri dari penyakit AIDS atau penyakit apalah yang berkaitan dengan hubungan esek-esek nggak legal ini, sangat nggak bijaksana.

MAU DIBAWA KEMANA MENTAL BANGSA YANG RAPUH INI?
unai @ 4:02 PM -

14 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
Profile

unai - Yogya, Indonesia
Sebelum kita mengantarkan mentari pulang ke peraduan, mari buka tirai sejenak, agar angin menelusupkan damai...meninggalkan rahasia..entah untuk siapa??? UNTUKMU ???
My profile

 
tag here please
Free shoutbox @ ShoutMix
 
 
Guys Next Door
 
Other Side of Me
 
 
Hobbies
 
Previous Post
 
Recent Comments
 
Archives
 
credits

BLOGGER


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62
Lomba Hut ke-3 Blogfam

Tour de Djokdja

Pesta Blogger 2007