...and the story begin
MATI...
Tuesday, July 18, 2006
 

Tak ada kesempatan buatku
Untuk menoleh sekali lagi

Tak ada kopi panas
Tak ada wangi melati
Tak ada kuncup anggrek
Pun bunga matahari

Semuanya mati
Semati jiwaku saat ini

Nai/Bugisan 130706
unai @ 3:43 PM -

16 Comments:
  • At 4:09 PM, Anonymous ci imut said…

    kopi panas pun tak bisa kunikmati
    wangi melati pun tak tercium lagi
    kuncup anggrek pun tak kunjung kembang
    bunga matahari pun tak lagi bergoyang riang

    ikut terbawa
    bersama jiwaku
    yg telah beku
    tak bernyawa

     
  • At 5:22 PM, Anonymous lucy said…

    tatap lurus kedepan
    tinggalkan jauh dia di belakang
    Jika menoleh membuatmu luka
    biar saja semua menjadi cerita
    hingga kau dan hatimu berteman,
    siap dongengkannya pada angin dan hujan keesokan

     
  • At 6:11 PM, Blogger Madame Butterfly said…

    *gubraks*

    jangaaaaaaaaaaaaan, jangan mateek dulu, wadoooooooow revoooot.....

    *peluk2 unai aaaah, trus kasih wangi ketekku, biar bangun lagi dari matinya*

    [kekkekkekkkekkkeke]

     
  • At 6:57 PM, Anonymous Q said…

    nek pake slametan tujuh hari, undang undang aku yo Nai.. :D
    hehehe...
    *lagi nggak sensitip* :P

     
  • At 7:04 PM, Blogger siwoer said…

    kowe ngopo to mak? lagi ngidam po kok ngomong2 mati ki..

    btw, ono opo mak? biasalah nek rodo-rodo sibuk... maklum sih kudu gelem dikongkoni :-P

     
  • At 7:24 PM, Anonymous mas maridjan said…

    darmi cintakoe, bukankah kita tlah berjanji toek sehidup semati? jika dirimoe telah memutuskan, kutunggu dirimoe digerbang nirwana...

     
  • At 9:55 PM, Anonymous mata said…

    ambil saja namaku ketika aku masih bisa menyebut namaMU.

     
  • At 7:14 AM, Anonymous deep_track said…

    kata..
    kata..
    ......
    kata..
    titik

     
  • At 4:55 PM, Blogger ipal said…

    jangannnnnn jangannnnnnnnnnnnnnnnnn jangaaaaaaaaaaannnnnnnnnn *histeris mode*

     
  • At 5:58 PM, Blogger Maryulis Max said…

    teruslah melangkah pergi
    meniti dunia lain
    yang kopi, melati, anggrek dan mataharinya
    menghidupkan jiwamu lagi...

     
  • At 7:54 PM, Blogger MilimeterKubik said…

    Tidak buruk, siapa bilang mati itu buruk, gelap dan mengerikan? belum tentu. Nikmati saja bu... diam, senyap, kosong itu bisa jadi indah :)

     
  • At 9:28 PM, Blogger Nahria Medina Marzuki said…

    Astagfirullaah mbaak, kalo jiwa kita mati. Apalagi kalo suara hati kita ikut tiada.

     
  • At 1:05 PM, Blogger mutiara nauli pohan said…

    istighfar.. istighfar... *usap2 punggung unai*

     
  • At 1:11 PM, Blogger Bverly said…

    Wah nai tiap kali aku lama tidak berkunjung puisimu pasti ada yg mati..dulu juga...

    jangan mati dulu nai..aku masih kanmgen...atau kamu yg kangen aku sampai mati..huk huk

     
  • At 6:39 AM, Blogger Sisca said…

    heiiiii..kembalikan mbak Unai yang ceria padakyuuuu

     
  • At 12:29 PM, Anonymous Anonymous said…

    tak ada kopi panas
    tak ada wangi melati
    tak ada kuncup anggrek
    pun bunga matahari

    semuanya mati,
    sebeab memang demikianlah
    kehendak si pemilik cerita...

     
Post a Comment
<< Home
 
 
Profile

unai - Yogya, Indonesia
Sebelum kita mengantarkan mentari pulang ke peraduan, mari buka tirai sejenak, agar angin menelusupkan damai...meninggalkan rahasia..entah untuk siapa??? UNTUKMU ???
My profile

 
tag here please
Free shoutbox @ ShoutMix
 
 
Guys Next Door
 
Other Side of Me
 
 
Hobbies
 
Previous Post
 
Recent Comments
 
Archives
 
credits

BLOGGER


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62
Lomba Hut ke-3 Blogfam

Tour de Djokdja

Pesta Blogger 2007