...and the story begin
Sunday, April 30, 2006
 
Matahari membakar amarah
Meletup letup, membuyarkan senyuman indah
Seperti debu...
Terhempas di perdu, di tepian jalan itu
Awan putih berarak...
Sebagian membentuk kepala hewan
Segerombol lagi menghampar, bagai kapas melenakan...
Amarah, senyuman indah, awan putih, langit biru...
Terbingkai satu di korneaku, berkejaran keletihan
Singgahlah sejenak
Sisihkan angkuhmu, buang sombongmu...
tepis letihmu...
Sandarkanlah di sini...
Di sandaran hatimu...
unai @ 1:05 PM -

3 Comments:
  • At 9:35 PM, Blogger ciplok said…

    duuuh lihat puisi si "it's just me"
    mana tahaaaaaaaan.......

     
  • At 2:52 PM, Blogger buderfly said…

    Menjadi sandaran hati,
    jelmaan malaikat ketika batin letih menghitung luka lukanya...

    I have been there, dihangat ketiaknya dulu aku berlindung dari bengis amarah.

    Bagus banget!

     
  • At 9:17 PM, Blogger buderfly said…

    dan aku telah jatuh cinta pada setiap tetes kata indah dari tulisanmu, say...

     
Post a Comment
<< Home
 
 
Profile

unai - Yogya, Indonesia
Sebelum kita mengantarkan mentari pulang ke peraduan, mari buka tirai sejenak, agar angin menelusupkan damai...meninggalkan rahasia..entah untuk siapa??? UNTUKMU ???
My profile

 
tag here please
Free shoutbox @ ShoutMix
 
 
Guys Next Door
 
Other Side of Me
 
 
Hobbies
 
Previous Post
 
Recent Comments
 
Archives
 
credits

BLOGGER


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62
Lomba Hut ke-3 Blogfam

Tour de Djokdja

Pesta Blogger 2007